Karya: Aditya Rivaldi

 

Muram

Gadis-gadis kecil di pinggiran jalan

Kumal nan berdebu

Pakaian tidak lebih dari sekedar sisa benang yang tersulam

Begitu memilukan

Goresan rautan dahi gambarkan pilunya

Kisah gadis-gadis cilik jalanlan kota

 

Nyanyikan tembang dengan nada suara yang sumbang

Hibur para penjilat berdasi

Sungguh sangat menyedihkan

Sepasang bola mata indah

Dibiarkan menatap langit dengan penuh peluh

 

Bekerja tuk penuhi hidup bak para budak diludahi oleh para buruh

Takkah kita terasa perih

Takkah kita merasa sedih

 

Mereka-mereka yang masih butuh pelukan BUNDA

dibiarkan hidup menderita

mereka yang butuh sosok PAPA

dibiarkan hidup melalang buana

bagai peri kecil kehilangan tongkat

berdiri congkak tatap masa depan yang buram